DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP, tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server.
1. Pertama, install service dhcp3 (apt-get install dhcp3-server) .
Jika dhcp3 failed untuk start, abaikan saja karena kita bisa merestart dhcp3 supaya bisa start.
Pastikan juga ip server sudah static.
2. Kemudian, ketikkan nano /etc/dhcp/dhcpd.conf
Carilah bagian berikut
dan ubahlah menjadi berikut
3. Restart isc-dhcp3-server
4. Pindah ke Windows, Buka kembali VMware Network Adapter VMnet1, pilih properties->IPv4->properties. Ubahlah settingan IPnya menjadi auto.
5. Kembali ke VMware Network Adapter VMnet1, klik kanan dan pilih status.
Dibawah "Signal Quality", terdapat button Details. Klik button itu. Jika IPnya sudah sama seperti yang dikotakkan/seperti setting range tadi, maka Setting DHCP sudah diberikan ke Debian 6.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar